Hari ini aku (mungkin) harus bercerita di blog ini. Seperti tanggal 14 Februari 2007 silam, menjual mobil lagi. Jual mobil yang sama. Hyundai Atoz. Banyak kenangan bersamanya. Bersamanya di sini artinya ya itu mobil. Eah..
Prosesnya ya ngga rumit – rumit juga. Ga sampai 3 jam laku juga tu mobil. Awalnya berat juga ya ngelepasin mobil yang uda pernah ngisi hari – hariku. Itulah hidup, terkadang harus melepaskan apa yang kita inginkan. Tapi percayalah, apa yang kita lepaskan sekarang akan diganti olehNya dengan sesuatu yang lebih bahkan berlipat – lipat. Aku sudah merasakanNya !
Ganti topik ah... Dari mobil ke film. Sekian lama aku menunggu, akhirnya keturutan nonton “2012” lusa lalu. Kesimpulan besar, film ini bukan bercerita tentang kiamat, tapi secara yang aku tonton adalah film BENCANA ALAM. Bukan KIAMAT. Diceritakan kalo bumi masih ada dan ngga hancur total. Bisa – bisanya Afrika masih selamat. Astaga naga, masak kiamat hanya suka dengan orang yang ada di Eropa, Amerika dan Asia. Opiniku kiamat itu bukan seperti yang ada di film 2012 atau sejenisnya, seperti “Knowing” atau lainnya. Kalo memang seperti itu, namanya bukan kiamat tapi hancurnya bumi kita. Kiamat adalah saat dimana kita ‘dijemput’ Tuhan, ngga lain artinya saat ajal menjemput kita secara individu, bukan mati bersama karena hancurnya bumi, itu terlalu HARAFIAH. Endingnya, tetap berjaga – jagalah akan kiamat karena waktunya tak terduga... bukan tanggal 21 Desember 2012 loh...

